Sudah lama ufuk disudut mata Menggores ukiran cerita Sudah lama Pada luasnya hamparan gurun Pada angin yang melambaikan daun Malam ini Kubuka jendela kutatap alamku Meliuk jemariku karena pilu Aku katakan pada kawan sangat dekat Hati sangat tersekat rindu Pada sang pencipta ragaku Logika pun bicara Entah dimana kueja Dikegamang meraba Pada ragaku Yang terlalu menyibukan waktu Pada dunia yang fana nan pilu Tuhan... Ampunkanlah pribadi alfa yang nyata Merenda makna di usia ini Tak kupunya daya Selain kuasa-MU jua