Genre: horor, drama, misteri
Actors: Alex Wolff, Gabriel Byrne, Toni Collette, Milly Shapiro
Directors: Ari Ester
Release Date: 270618
Sinopsis
"Annie Graham, seorang seniman miniatur, mengalami teror demi teror bersama suaminya, Steve, dan kedua anaknya Peter dan Charlie. Anehnya, teror mencekam yang keluarga Anne dapatkan baru terjadi setelah kematian ibunda Anne. Mereka mendapat warisan kutukan dari sang nenek."
Sesuai dengan judulnya, Hereditary. Yup ini memang tentang suatu warisan. Suatu kutukan yang diwariskan dari sang nenek kepada anak dan cucunya. Film ini sebenernya udah keluar sejak 27 juni, tapi gua baru nonton ini sekitar tiga hari yang lalu. tepatnya setelah 10 hari hereditary hadir di layar kaca indonesia.
Firstly, gua mau cerita sedikit kenapa gua telat nonton film ini. padahal, waktu tayang film ini di Indonesia aja udah cukup telat dua sampai tiga minggu dari jadwal tayangnya di negara luar. Alasan gua menunda waktu buat nonton film ini adalah karena rate film ini bagus banget. Dan gak sedikit orang luar yang bikin caption kalo film ini emang serem dan harus ditonton buat nguji mental. Karena caption mereka, akhirnya gua menunda waktu buat nunggu orang yang mau nemenin nonton film ini.
secondly, gua mau ngasih tau kalo film ini tuh film festival. Inget ya, ini adalah film festival.
Pemain dari film ini, gak banyak cuma ada enam orang. terhitung cameo yang tidak lama waktu berjalannya hilang dan dilupakan. Untuk masalah bintang dalam film ini, memang tidak ada artis terkenal yang telah memasuki nominasi oscar pada tahun sebelumnya. Namun, lewat film ini, sutrada dapat meyakinkan penonton bahwa bintang pada film ini mungkin akan masuk nominasi oscar tahun depan. Tidak dapat dipungkiri, keahilian para bintang dalam memaikan perannya masing-masing memang dapat diacungkan jempol. Terutama pemeran charlie graham yang waw. Anak seusia dia dapat memainkan peran seperti itu, emang gua acungin jempol empat deh sama jempol kaki. Yang paling gua suka adegan dari charlie ini waktu dia motong kepala burung gagak item yang jatoh abis nabrak jendela kelas dia. Adegan itu pas banget ada di awal cerita jadi menunjukan karaktek dari tokoh yang diperankan.
Berbicara tentang kehorroran film hereditary, tidak dapat dihindari jika biasanya film tak bisa lebih tepat lagi dalam mengambil metafora pekerjaannya terhadap apa yang terjadi kepada keluarga. Dalam kasus ini, annie graham adalah seorang pencipta miniatur rumah, benda, dan lainnya. Pada peran ini juga para penonton akan dibuat pemikiran serem yang berbeda.
Hebatnya, film ini berhasil mengubah mindset penonton pada film horror agar tidak mainstream. Pembuat film sepertinya tau kalau film bergenre seperti ini tidak harus dikait-kaitakan dengan hadirnya sosok dari dunia luar. Walaupun begitu, film ini tetap punya unsur supranatural yang kental. Probably para tim ingin memberi tahu kepada penonton kalau apa yang menyeramkan itu datang dari diri kita sendiri. Seperti Penampakan di tempat gelap, suara-suara yang seolah berasal dari sebelah kita, imaji yang bikin bulu kuduk berdiri, dan hal-hal ganjil lainnya.
Pernyataan gua diatas might be yang bikin review film ini bagus. Karena anti mainstream.
Ini film recomended buat kalian yang emang pecinta film bergenre ini secara totalitas. Walaupun harus sedikit memutar otak. pokonya gua recommend ini 9/10.
Untuk kalian yang kurang suka sama film horror dengan cerita sederhana tapi menguras sedikit pikiran, dan juga sedikit bertele-tele dengan jalannya ceritanya, gua recommend 6/10.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar